Showing posts with label palestine. Show all posts
Showing posts with label palestine. Show all posts

Monday, October 15, 2012

Perokok Membawa Lambang Yahudi Sepanjang Masa





Sama ada anda merokok atau tidak, tentu anda biasa melihat simbol-simbol yang sangat popular pada kotak rokok iaitu lambang singa. Walaupun jenama rokok itu tak sama dan dikeluarkan oleh syarikat yang berbeza, ia tetap mengandungi lambang singa.
Singa adalah spesis binatang ciptaan Allah dan ia memiliki ciri-ciri kehebatan dan keagungan tersendiri dalam dunia haiwan sehingga layak digelar raja segala binatang.
Tetapi kenapa ia begitu penting dalam industri tembakau sehingga gambar haiwan ini ada pada hampir semua kotak rokok. Apa istimewa sangat singa-singa ini?
Mengikut tradisi agama Kristian, singa Judah mewakili Jesus. Jesus berasal dari bangsa Yahudi dan dia disebut sebagai Singa Judah dalam kitab Injil. Oleh sebab itu, banyak pertubuhan agama Kristian termasuk kementerian dan jabatan-jabatan kerajaan menggunakan simbol singa pada cop mohor mereka.
Singa Judah
Dalam tradisi Yahudi pula, nama Hebrew dan gelaran biasanya digabungkan menjadi berpasangan. Sebab itu kita biasa lihat simbol sepasang singa pada kotak rokok hari ini, bukan seekor.
Dalam bidang ekonomi dan politik dunia hari ini, Singa Judah mempunyai pengaruh yang besar dan kuat. Syarikat-syarikat besar dan juga jabatan-jabatan kerajaan menggunakan simbol sepasang Singa Judah sebagai tanda perniagaan dan simbol rasmi (Coat of Arms) mereka. Simbol kerajaan Malaysia juga menggunakan simbol sepasang haiwan tetapi singa itu ditukar menjadi sepasang harimau.
Judah adalah nama suatu kaum dalam bahasa Hebrew disebut Yehuda. Tidak perlu saya nyatakan ia disebut sebagai apa dalam istilah Bahasa Kebangsaan.

Masih tak pasti?
Yehuda = Yahudi
Lion of Judah = Singa Yahudi
Bagi perokok tegar, anda sentiasa membawa simbol Yahudi ini di dalam poketsepanjang masa. Ke mana saja anda pergi, Singa Judah ini sentiasa mengikuti anda walaupun anda sedang mengerjakan solat.
Wang anda juga telah banyak dilaburkan untuk memberi keuntungan kepada industri rokok milik bangsa Yahudi. Jika orang miskin mempunyai hak-hak tertentu pada sebahagian harta orang kaya, syarikat rokok telah berjaya mendapatkan sebahagian hak mereka ke atas pendapatan anda tidak kira anda kaya atau miskin. 
Jadi, masihkah anda ingin terus merokok dengan menggadaikan akidah anda?

Sunday, June 24, 2012

Beratus-ratus peneroka pecah masuk Makam Nabi Yusof untuk upacara Talmud

 

Ahad, 24-06-2012 - Beratus-ratus peneroka Yahudi memecah masuk ke Makam Nabi Yusof di timur Nablus, Tebing Barat malam tadi bagi melakukan upacara Talmud di bawah perlindungan IOF.

Saksi-saksi berkata 15 kenderaan tentera menyerbu masuk ke bahagian timur Nablus dan menuju ke arah makam untuk memastikan kemasukan bas dan kereta yang membawa beratus-ratus peneroka Yahudi yang datang bagi melakukan upacara Talmud.

Sumber mengesahkan pihak berkuasa penceroboh melepaskan grenad dan gas pemedih mata ke rumah rakyat Palestin di kawasan itu. Mereka meneruskan upacara mereka sehingga waktu pagi menggunakan pembesar suara dan musik yang bising semasa mengerjakan solat, menyebabkan gangguan kepada penduduk sehingga mereka membaling batu dan botol kosong sebagai tindakbalas terhadap provokasi yang mereka lakukan.

sumber : http://www.palestine-info.co.uk/ dan http://palestinkini.info/
penterjemah : hijjaz

Thursday, August 27, 2009

Kegembiraan hilang Di Ghaza


Ihab Al-Ashqar (14 tahun) remaja Gaza, hanya tersenyum getir sewaktu dirinya menjelaskan mengapa dia tidak merasakan kegembiraan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.

"Semua perlintasan ditutup. Mereka (Israel) telah membunuh kami secara pelan-pelan," katanya kepada IOL.

Seperti kebanyakan penduduk Gaza yang berjumlah 1.6 juta jiwa, Ashqar salah satu yang merindukan kegembiraan yang dibawa bulan Ramadhan kepada umat Islam setiap tahunnya.

Tahun ini, dari fajar sampai terbenamnya matahari bulan puasa datang ke Gaza dengan serangan pasukan Israel yang kejam dan dibawah kepungan yang menyesakkan.

"Hati kami dan rumah-rumah kami penuh dengan kesedihan dan dukacita," kata Al-Huda Astal dengan wajah muram.

"Kehidupan kami penuh kesiagaan. Kami hampir tidak bisa bernafas."

Zionis Israel telah mengisolasi wilayah tersebut dan penduduk sipilnya dari dunia luar sejak Hamas memenangkan Pemilu pada tahun 2006 lalu, serta menutup semua jalur perlintasan.

Israel memblokade bantuan kemanusiaan termasuk barang-barang kebutuhan sehari-hari seperti keju, sikat gigi, odol, sabun dan kertas toilet.

Om-Basel salah seorang warga Gaza khawatir, kegembiraan sewaktu berbuka puasa dengan keluarganya akan diliputi kegelapan apabila Israel terus menghalangi masuknya bahan bakar ke Gaza.

"Kehidupan kami menjadi sangat berat untuk dipikul," kata salah seorang Ibu warga Gaza.

Dalam bulan Ramadhan, umat Islam mendedikasikan waktu mereka untuk berpuasa menahan diri untuk makan dan minum serta behubungan suami istri, dan menjauhi segala larangan dan lebih mendekatkan diri kepada Allah melalui sholat, membaca Al-Quran dan ibadah-ibadah lainnya.


Kesulitan Hidup

Di Gaza saat ini masyarakat sedang mempersiapkan diri memasuki bulan suci ramadhan yang paling sulit dari tahun-tahun sebelumnya.

"Dalam menyambut Ramadhan, dulu biasanya masyarakat membanjiri pasar untuk membeli kebutuhan selama bulan puasa nanti," kata Muhammad Farag seorang pedagang kepada IOL.

"Namun untuk tahun ini, kami hanya bisa menjual sedikit barang dan masyarakat pun tidak mampu untuk membeli karena tidak memiliki uang."

Abu Muhammad Al-Shawwa berjalan menuju pasar untuk berburu apa saja yang bisa dia beli untuk keluarganya dengan sedikit uang yang ia miliki.

"Harga barang-barang meroket tinggi," katanya dengan putus asa.

"Bahkan barang-barang yang bisa saya sediakan untuk keluarga saya tahun lalu tidak akan tersedia di meja makan kami untuk tahun ini."

Pengangguran meningkat lebih dari 60 persen di Gaza dan Bank dunia memperkirakan dua pertiga penduduk Gaza saat ini di bawah garis kemiskinan.

Lebih dari satu juta penduduk Gaza hidup dari bantuan makanan yang diberikan PBB.

Nihad Al-Hilwan seorang ibu dari delapan anak yang suaminya saat ini menjadi pengangguran, mengatakan bahwa mereka akan sangat beruntung jika mempunyai makanan untuk Ifthar (berbuka puasa) pada saat bulan Ramadhan nanti.

"Saya hanya berharap anak-anak saya mendapatkan satu jenis makanan untuk bisa dimakan pada bulan ramadhan nanti."

Anaknya yang masih kecil bernama We'am telah mengetahui bahwa daging, ikan dan buah-buahan akan hilang dari daftar menu makanan mereka.

Namun yang paling menyedihkan bagi dirinya adalah dia tidak akan mendapat lentera berwarna warni pada bulan ramadhan kali ini yang biasa ayahnya belikan setiap tahun.

"Bahkan tidak untuk sebuah lentera," katanya dengan tangisan yang tersedu-sedu.

"Ini akan menjadi ramadhan yang paling menyedihkan yang kami alami."(fq/iol)

Monday, July 20, 2009

Hamaswood - Revolusi Filem Masa Kini


Untuk pertama kalinya di jalur Gaza yang dikuasai Hamas diputar film. Pertunjukan perdana film di Gaza telah menyedot banyak warga Gaza untuk menonton, dengan bintang film lokal serta adanya acara foto bareng dengan para pemain, suasana Gaza hampir mirip dengan pemutaran perdana film-film di Hollywood.

Industri perfilman di Gaza mulai tumbuh, tentunya dengan aturan-aturan ketat yang dibikin oleh pemerintahan Hamas.

Film perdana yang diputar adalah sebuah film yang di dedikasikan terhadap para pimpinan pejuang Hamas yang telah syahid, dengan berbiaya sekitar 200.000 dolar film ini dibuat dan pada pertujukan perdana film ini, para penonton yang kebanyakan pria berjanggut lebat serta para perempuan berjilbab lebar dipisah posisi tempat duduknya.

"Ini Hamaswood bukan Hollwood," kata Fathi Hamad - menteri dalam negeri Hamas - setelah menyaksikan pemutaran perdana film tersebut pada Jumat sore lalu di Universitas Gaza. "Kami mencoba membuat seni yang berkualitas yang Islami dan mengenai perjuangan, tanpa provokasi adegan seksual."

Hamad merangkap sebagai produser dan skenario dibuat oleh Mahmud Zahar - salah seorang arsitek pengambil alihan jalur Gaza oleh Hamas dua tahun yang lalu.

Walaupun secara reputasi zahar seseorang yang 'keras', dirinya juga seorang dokter dan memiliki jiwa seni yang tinggi, terbukti ia telah membuat tiga novel dan dua skenario film.

Film perdana yang diputar di Gaza menceritakan tentang Imaq Aqil, salah seorang komandan sayap militer Hamas - Brigade Al-Qassam yang telah syahid (insyaAllah) dalam sebuah serangan udara pesawat militer Zionis Israel di Gaza pada tahun 1993.

Aqil yang pada saat itu baru berumur 23 tahun, lebih dikenal sebagai "hantu" atas kepintarannya dalam menyamar. Pada awal tahun 90 an dirinya menjadi orang yang paling dicari oleh Zionis Israel atas keterlibatannya dalam sebuah pembunuhan 11 tentara Israel.

Dalam film yang berdurasi 2 jam yang berjudul "Imad Aqil" ini penuh dengan adegan aksi layaknya film-film buatan Hollywood. Pahlawan ini dengan gayanya keluar dari jendela mobil langsung menembaki tentara-tentara Israel, setiap ada tembakan yang diarahkan ke pasukan Israel para penonton berteriak takbir dan memberikan aplus. Tidak ada percintaan dalam film ini, dan seluruh pemain wanitanya mengenakan jilbab yang tertutup rapi.

Para pemain lain ada yang berperan sebagai prajurit Israel, PM Yitzhak Rabin dan pimpinan angkatan bersenjatanya Ehud Barak, berbicara dengan bahasa Ibrani dengan terjemahan teks Arab untuk memberikan kemudahan bagi penonton mengerti arti percakapan yang mereka lakukan.

Sebagai film buatan Hamas tentunya yang menjadi jagoan adalah Hamas dan yang menjadi pecundang adalah Israel. Dalam film ini juga digambarkan bagaimana stressnya para petinggi Israel yang tidak dapat menghentikan aksi-aksi dari serangan sayap militer Hamas.

Film ini dibuat lebih dari 10 bulan dan Hamas berharap suatu hari nanti akan tumbuh media milik Hamas yang lebih banyak lagi. sebagai bagian dari kekaisaran media milik Hamas, Hamas telah memiliki dan mengoperasikan stasiun televisi satelit, sebuah radio, dan puluhan situs-situs internet. Dua surat kabar yang ada di Palestina berafiliasi ke Hamas dan Hamas juga menerbitkan laporan berkala mereka serta laporan berkala tentang sepak terjang sayap militernya.

Hamad dan Zahar kedepannya berencana akan membuat film tentang seorang pejuang Palestina legendaris - Syaikh Izzuddin Al-Qassam, tetapi sampai saat ini mereka belum memiliki lokasi yang tepat untuk pembuatan film tersebut, berkaitan dengan tempat tinggal pahlawan tersebut pada tahun 1920 an di kota Haifa yang sekarang telah menjadi bagian dari negara zionis Isrel.

Gaza tidak memiliki bioskop dan film "Imad Aqil" sendiri diputar di pusat kebudayaan yang ada di universitas Gaza. Bioskop-bioskop di Gaza telah ditutup sejak akhir tahun 1980 an, sejak terjadi perlawanan pertama rakyat Palestina terhadap penjajah Israel.

Berbeda dengan di jalur Gaza, pemandangan sangat kontras terlihat di tepi barat kota Nablus yang dikuasai oleh Fatah, poster film yang menampilkan seorang artis Libanon dengan pakaian yang membuka aurat terpampang bebas di sana, sedangkan di Gaza poster filmnya memperlihatkan sang "hantu" Imad Aqil dengan menyandang senapan mesin serta berlatar belakang prajurit Israel yang sedang berlarian.

Pada Jumat lalu pemutaran perdana film tersebut yang menjadi bintang utama justru Zahar, Hamad dan PM Ismail Haniya. Mereka tampak berbincang-bincang dengan para aktor dan berfoto bersama.

Zahar mengatakan bahwa membuat film perjuangan seperti ini hanya salah satu cara lain untuk membangkitkan semangat rakyat Palestina untuk melawan Israel.

"Perjuangan bisa lewat kata-kata, sebuah puisi dan lainnya," katanya menambahkan.(fq/sunsentinel)

Sumber : Era Muslim

Tuesday, February 10, 2009

Boikot Barangan ISRAEL

Jika kita mengaku sebagai seorang Islam, maka kita wajib memboikot Barangan ISRAEL. KENAPA? Kerana umat Islam itu bersaudara, kerana Israel telah membunuh dan menganiaya saudara seIslam kita terutama di Palestine, bumi para Nabi dan bumi Isra' Mi'raj.

Elakkan membeli barangan tersebut walaupun kita selalu menggunakannya sebelum ini. Pilihlah barangan buatan Islam yang lebih baik dan halal. Semoga Allah memenangkan umat yang berjuang di jalanNya. AMIN.

http://www.inminds.co.uk/boycott-leaflet-a4-ramadan-campaign.pdf

Friday, February 6, 2009

Haraplah pada KHALIFAH

Satu demi satu penderitaan umat Islam angkara Yahudi dan kaum kafir di bumi Islam terutama di Palestine menyeret kita kepada satu persoalan... siapakah yang mampu menyelamatkan umat Islam ? OIC, PBB, Obama, Amerika, negara Mesir atau siapa?

Semua ini dibincangkan dapat Rancangan ISU di TV1 pada 3 Feb 2009 yang lalu, 'Sandiwara Israel di bumi Palestine'. Antara resolusi yang dikeluarkan adalah kembali membina sistem khilafah. Hal ini kerana, umat Islam termasuk OIC sudah hilang kekuasaan setelah jatuhnya khilafah Uthmaniyah dan kita tidak mungkin berharap kepada sekutu Yahudi untuk menyelamatkan umat Islam dari terus diperlakukan sesuka hati oleh bangsa Yahudi.

Lalu bagaimana kita mampu untuk menegakkan khilafah dalam keadaan masyarakat yang realitinya sekadar memakai lencana Islam tanpa melaksanakan tanggungjawab yang terpikul di bahunya? Solat masih lagi diabaikan sedangkan ia adalah tiang agama, syahadah juga tidak tahu bagaimana lafaznya. Belum lagi dihitung maksiat dan jenayah yang lain.

Jawapannya cukup mudah, binalah individu muslim. Individu muslim ini akan melahirkan rumah tanga muslim dan masyarakat muslim. Bila hal ini terlaksana, amat mudahlah untuk kita mewujudkan satu sistem pemerintahan Islam atau sistem khalifah. InsyaAllah.

Pembinaan individu muslim adalah melalui konsep tarbiyah yang difokuskan dalam halaqah atau usrah. Dalam sistem ini, individu ini akan diajar dan dibentuk supaya berkelakuan seperti seorang muslim dan seterusnya mampu memuslimkan orang di sekelilingnya. Namun, proses ini memerlukan masa yang cukup panjang tetapi pasti. Hanya yang sabar dan pasti dengan janji Allah yang akan terus berislam dengan baik.

Jom baca ini juga ...

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Catatan Anda Dihargai... Terima Kasih :)

Siapakah Penulis Yang Baik?

Penulis yang baik adalah yang penulisannya memberikan kesan kepada jiwa insan. Seterusnya, penulis itu mampu menjadi inspirasi, contoh, qudwah kepada pembacanya.

Akhirnya sekali, dia tidak akan hanya tersekat dalam alam penulisan, bahkan di alam realiti dia tetap mampu menjadi satu model kepada ummat.

Penulis Yang Terbaik

Tips 1: Hubungan Dengan Allah SWT

Ya, hubungan dengan Allah SWT. Seorang yang hendak menjadi penulis yang terbaik perlulah menjaga hubungannya dengan Allah SWT. Mencintai perintah-Nya dan melaksanakannya. Membenci kemungkaran ke arah-Nya dan mencegahnya. Tidak melekatkan diri kepada apa yang Allah murka dan sentiasa berusaha mempertingkatkan kualiti diri di hadapan-Nya.

Kenapa hubungan dengan Allah SWT itu diletakkan yang pertama?

Banyak sebab. Tapi, antara sebab yang utama adalah, kita hendak menulis sesuatu yang memberi kesan pada jiwa insan. Justeru, apakah logik kita tidak meminta kepada Yang Membolak Balikkan Jiwa Insan? Kita perlu sedar bahawa, Allahlah TUAN kepada Hidayah. Bukankah adalah perkara yang normal kita tunduk kepada-Nya agar dia membantu kita? Sedang kita ini tidak mampu memberikan hidayah walau kepada orang yang kita cintai.


Sesungguhnya kau tidak akan mampu memberikan hidayah kepada orang yang kau cintai, tetapi Allah lah yang memberikan hidayah kepada sesiapa yang dia kehendaki…” Surah Al-Qasas ayat 56.

Tips 2: Kerendahan Hati
Seorang yang ingin menggerakkan dirinya menjadi penulis yang baik, perlulah mendidik jiwa dan hatinya untuk sentiasa rendah. Rendah di sini adalah merasa kerdil di hadapan Allah SWT. Ini untuk menjaga keikhlasan, mengelakkan diri dari riya’, ujub, takabbur.
Riya’, ujub, takabbur, semua itu adalah hijab dalam amalan. Ia membuang keberkesanan penyampaian kita. Sifat-sifat mazmumah itu akan menyebabkan perjalanan penulisan kita juga terpesong. Nanti kita akan rasa cepat hendak membantah pendapat orang lain, tidak boleh ditegur, rasa senang nak menyalahkan orang dan sebagainya.

Kerendahan hati sangat penting dalam menjamin kebersihan perjalanan penulisan kita.

Apakah hati yang hitam mampu mencahayakan hati yang lain?

Tips 3: Dahagakan Ilmu
Kita tidak mencari ilmu seperti orang yang sudah kekenyangan. Maka kita akan rasa malas untuk menambah ilmu apabila kita rasa diri kita sudah penuh. Seorang penulis perlu sentiasa merasakan dirinya tidak cukup. Maka dia akan bergerak untuk mengisi dirinya dengan pelbagai ilmu.

Ilmu penulisan, ilmu-ilmu asas kehidupan, ilmu bahasa, ilmu realiti, dan bermacam-macam ilmu lagi.

Penulis perlu sedar bahawa, seseorang yang tidak mempunyai apa-apa, tidak akan mampu memberikan apa-apa.

Maka seorang penulis perlu mempunyai ‘apa-apa’ untuk menulis.

Amatlah penting bagi seorang penulis untuk mengekspansikan capaian ilmunya. Ilmu bukan sekadar di dalam kelas, di dalam buku teks. Bahkan seluruh kehidupan ini mampu dijadikan sumber ilmu pengetahuan. Semuanya boleh diambil dan diterjemahkan kepada idea.

Banyak membuat kajian, banyak membuat pembacaan, banyak bertanya, banyak memerhati dan banyak berfikir. Ilmu-ilmu yang berjaya diraih, insyaAllah akan mampu menjadi ‘trigger’ kepada idea.

Tips 4: Disiplin

Tidak akan mampu seseorang itu menjadi penulis yang terbaik tanpa disiplin. Perlu ada disiplin dalam menulis. Perlu juga ada disiplin dalam mengimbangi kehidupan sebagai penulis dan sebagai pelajar, pekerja, anak, bapa, ibu dan sebagainya.

Sebab itu, apa yang saya selalu lakukan dalam hal disiplin ini adalah JADUAL.

Susun waktu. Sesungguhnya Allah tak akan memberikan manusia 24 jam sekiranya 24 jam itu tidak cukup untuk manusia. Tetapi manusialah yang tidak menggunakan 24 jam itu dengan sebaik-baiknya. Sebab itulah kita sering merasakan kita tidak mampu melaksanakan kerja.


Tips 5: Istiqomah
Seorang penulis yang terbaik itu, mencapai tahapnya yang tertinggi adalah apabila dia istiqomah. Bukannya bila pelawat website, blog sudah mencapai juta, dia mula bermalas-malasan.

Orang kata, hendak menjadi juara itu tidak sesusah hendak mengekalkan kejuaraan.

Penulis yang mampu menjadi contoh adalah penulis yang istiqomah.

Istiqomah dalam penulisannya. Istiqomah pula dalam menjaga peribadinya dalam menjadi qudwah kepada ummah.

Penutup

Saya tak rasa gembira kalau pembaca membaca penulisan saya, kemudian dia rasa seronok-seronok,tanpa membawa apa-apa daripada penulisan saya ke dalam kehidupannya.

Pada saya, seorang penulis itu bukan seorang penghibur.

Penulis adalah yang membina ideologi ummah, memimpin pemikiran ummah.

Justeru, penulis yang berjaya, adalah penulis yang penlisannya mampu memberikan kesan kepada kehidupan manusia.


~Hilal Asyraf ~

ms.langitilahi.com